Trending Now:
KH Abbas Layak Menjadi Pahlawan Nasional, Prof. KH Asep S. Chalim: Kami Himpun Para Sarjan... Gus Dur dengan Misi Njajah Negara Milang Lintangnya Keunggulan Metodologi Imam Bukhari Dalam Menyaring Hadis Sahih
NU Trimurjo - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Lampung Tengah, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terkiat pembatasan akses platfrom digital bagi anak-anak.
Kebijakan tersebut dijadwalkan mulai diterapkan pada 28 Maret 2026 sebagai langkah untuk melindungi generasi muda dari berbagai dampak negatif di dunia digital.
Ketua PC GP Ansor Lampung Tengah, Sholihin, S.H.I., M.Pd, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah penting dalam menjaga masa depan anak-anak dari pengaruh konten yang tidak sehat di internet.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital saat ini memberikan banyak manfaat, namun juga membawa tantangan besar bagi orang tua dan masyarakat dalam mengawasi penggunaan media digital oleh anak-anak. Oleh karena itu, pembatasan akses platform digital dinilai menjadi salah satu metode efektif untuk membentengi anak-anak dari berbagai konten yang berpotensi merusak mental dan moral.
“Pembatasan akses ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk melindungi anak-anak dari berbagai konten negatif seperti pornografi, perundungan (bullying), hingga maraknya judi online yang saat ini semakin mudah diakses melalui perangkat digital,” ujar Sholihin.
Ia juga menambahkan bahwa perlindungan terhadap anak di ruang digital bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif dari orang tua, lembaga pendidikan, serta organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama mengawasi dan mendampingi anak dalam menggunakan teknologi.
PC GP Ansor Lampung Tengah berharap kebijakan yang ditetapkan oleh Komdigi ini, dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan ruang digital yang lebih sehat, aman, dan ramah bagi anak-anak di Indonesia. Dengan adanya kebijakan tersebut, diharapkan generasi muda dapat memanfaatkan teknologi digital secara lebih bijak, produktif, dan terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.