Trending Now:
KH Abbas Layak Menjadi Pahlawan Nasional, Prof. KH Asep S. Chalim: Kami Himpun Para Sarjan... Gus Dur dengan Misi Njajah Negara Milang Lintangnya Keunggulan Metodologi Imam Bukhari Dalam Menyaring Hadis Sahih
Dilansir dalam laman nuonline, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang mewadahi pelajar dan santri laki-laki berusia maksimal 25 tahun.
Organisasi ini hadir sebagai ruang pembinaan generasi muda NU agar meneguhkan khidmat pelajar menuju peradaban yang mulia.
IPNU berdiri pada 24 Februari 1954 M / 20 Jumadal Akhirah 1373 H di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Sejak awal, IPNU diproyeksikan sebagai wadah pemersatu berbagai organisasi pelajar NU di tingkat lokal. Gagasan penggabungan tersebut disampaikan dalam Konferensi Besar Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, dengan para pengusul di antaranya M. Sofyan Kholil, Mustahal, dan Abdul Ghani Farida.
Dalam perjalanan sejarahnya, organisasi ini sempat mengalami perubahan nama.
Pada tahun 1988, IPNU berubah menjadi Ikatan Putra Nahdlatul Ulama, menyesuaikan dengan kebijakan organisasi pelajar tunggal saat itu, yaitu Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Namun, pada tahun 2003, nama IPNU kembali digunakan dan dipertahankan hingga sekarang.
*Ketua Umum PP IPNU dari Masa ke Masa*
Perjalanan IPNU tidak lepas dari kepemimpinan para tokoh yang menggerakkan organisasi. Berikut Ketua Umum PP IPNU dari masa ke masa:
1. M. Tolchah Mansoer (1954–1961)
2. Ismail Makky (1961–1966)
3. Asnawi Latif (1966–1976)
4. Tosari Wijaya (1976–1981)
5. Ahsin Zaidi (1981–1988)
6. Zainut Tauhid Sa’adi (1988–1996)
7. Hilmi Muhammadiyah (1996–2000)
8. Abdullah Azwar Anas (2000–2001)
9. Al-Amin Nasution (2001–2003)
10. Mujtahidur Ridho (2003–2006)
11. Idy Muzzayad (2006–2009)
12. Ahmad Syauqi (2009–2012)
13. Khairul Anam Harisah (2012–2015)
14. Asep Irfan Mujahid (2015–2018)
15. Aswandi Jailani (2019–2022)
16. M. Agil Nuruzzaman (2022–2025)
Hingga kini, IPNU terus berkomitmen menjadi wadah kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama yang berkarakter, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Dengan semangat meneguhkan khidmat pelajar, IPNU diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap berkontribusi bagi agama, bangsa, dan peradaban.
Selamat hari lahir Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-72 Tahun.
Semoga di usia yang ke-72 ini, IPNU semakin kokoh dalam meneguhkan khidmat pelajar, mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berkomitmen menuju peradaban yang mulya.
Teruslah menjadi garda terdepan pelajar NU dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.